Home Blog The Indonesian Small and Medium Business
|
|
The Indonesian Small and Medium Business |
Testimoni Ahira memukau seluruh undangan ISMBEA 2007, termasuk Menteri Koperasi dan UKM RI, Bapak Suryadharma Ali
ISMBEA ( The Indonesian Small and Medium Business Entrepreneur Award) 2007 adalah Acara yang diprakarsai oleh Majalah Wirausaha dan Keuangan, dan didukung oleh Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia.
Bertempat di Grand Ballroom Hotel Sahid Jakarta, Jum'at 20 Juli 2007, Penghargaan ISMBEA 2007 diserahkan langsung oleh Menteri Suryadharma Ali, kepada 16 orang Entrepreneur terpilih, termasuk diantaranya Anne Ahira, Dewi Motik, dan lainnya.
Ahira mendapat kesempatan untuk mengawali acara dengan memberikan seminar internet marketing yang bertema "UKM Goes Online". Seminar kali ini juga menjadi ajang bagi Ahira untuk lebih memperkenalkan dunia online kepada para pemilik UKM.
Antusias peserta seminar sangat bagus, terlihat dari lontaran pertanyaan yang mereka ajukan. Dengan tahapan yang dijelaskan oleh Ahira secara detil dan jelas, semakin memotivasi para pemilik UKM untuk terjun berbisnis online.
Puncak acara berlangsung pada saat penghargaan ISMBEA oleh Menteri Koperasi dan UKM, Bapak Suryadharma Ali kepada 16 orang entrepreneur terpilih. Walaupun nama Ahira dipanggil terakhir kali, sambutan tamu undangan yang ditujukan untuk Ahira justru paling meriah dan membahana. Sampai-sampai, sambil tersenyum Pak Menteri berucap "Wah .. fansnya Ahira banyak ya ..."
Selepas memberikan penghargaan, Pak Suryadharma Ali menyampaikan sambutan seputar "Percepatan Bisnis UKM Melalui Penerapan Teknologi Informasi". Hal ini semakin menegaskan pentingnya Internet dalam memajukan UKM di Indonesia.
Acara semakin seru tatkala Ahira didaulat khusus untuk menyampaikan pidato singkat tentang "Revolusi Bisnis Melalui Internet".
Dengan penuh semangat, Ahira mengajak agar orang Indonesia menjadi pemain dan mengambil manfaat dari peluang yang ada di Internet. Jika selama ini banyak diantara kita yang menggunakan internet sebagai "user", sudah saatnya mindset tersebut diubah. Sudah saatnya masyarakat Indonesia melek internet sebagai pebisnis atau "marketer".
Walaupun aktifitas "user" dan "marketer" hampir sama, namun tujuan aktifitasnya berbeda. Misal, umumnya "user" melakukan browsing hanya sebatas mencari informasi, sedangkan "marketer" melakukan browsing untuk riset. Para "user" biasa chatting untuk having fun, sedangkan "marketer", memanfaatkan fasilitas chatting untuk "customer support".
Ahira juga menekankan bahwa melalui internet, kita sebagai bangsa Indonesia, bisa sejajar dengan bangsa-bangsa maju di dunia. Yang terpenting kita mau mulai belajar.
Pak Menteri beserta staffnya mengangguk-angguk tanda mengiyakan. Mereka juga ikut terpukau dan kagum dengan semangat dan visi Ahira yang luar biasa.
Kurangnya informasi masyarakat Indonesia akan pemahaman internet, mendorong Ahira melakukan roadshow seminar. Bahkan untuk lebih memperluas pengenalan internet marketing, Ahira akan meluncurkan CD tutorial bagi masyarakat yang ingin belajar.
"Silakan CD itu dicopy dan dibajak sebanyak mungkin agar semakin banyak orang Indonesia yang melek internet marketing", serunya.
Aplaus tak henti-hentinya membahana di ruang Grand Ballroom Hotel Sahid Jaya selama Ahira berpidato.
Dewi Motik, salah satu peraih penghargaan Indonesia Small and Medium Business Entrepreneur Award 2007 (ISMBEA) juga nampak sangat terkesima. Setelah Ahira selesai menyampaikan testimoni tersebut, Dewi Motik beranjak dari duduknya, menyambut Ahira dengan antusias dan memeluknya erat erat sambil menangis. Bahkan, Pak Menteri pun ikut berdiri untuk menjabat tangan Ahira langsung. |
|